BATULICIN - Air yang diolah PDAM Tanah Bumbu, khususnya di Kecamatan Kusan Hilir disebut tercemar oleh limbah perusahaan. Akibatnya, kondisi air menjadi tidak higienis dan cenderung berbahaya jika dikonsumsi.


Direktur PDAM Tanbu Sobari mengungkapkan, meski tak dapat dikonsumsi, air yang didistribusikan dalam beberapa pekan ini, masih bisa digunakan untuk keperluan mandi, mencuci dan keperluan lain.


Sobari menjelaskan, sementara ini PDAM air yang didistribusikan tersebut baru melalui proses penjernihan, dan dikhawatirkan sumber air baku yang dijernihkan tersebut tercemar oleh aktivitas perusahaan.


“Kondisi tersebut akan bertambah parah, manakala terjadi hujan deras dan terjadi banjir dari hulu sungai yang menyebabkan air semakin keruh dan kualitas air semakin rendah,” katanya.


Terpisah, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLHD) Tanah Bumbu Erno menambahkan, dengan adanya dugaan pencemaran air baku, maka pihaknya mengirimkan surat panggilan kepada perusahaan yang diduga menjadi penyebab tercemarnya air baku PDAM.


“BLHD juga memperingatkan agar perusahaan melakukan pengujian terhadap limbah yang akan dibuang agar tidak mencemari lingkungan sekitar.” (ANT/B-12)