PEMERINTAH Kabupaten Su­ka­mara belum menentukan si­kap terkait keberadaan eks ang­gota Gerakan Fajar Nusan­ta­ra (Gafatar) yang bermukim di Desa Karta Mulya, Ke­camatan Sukamara.


Bupati Sukamara Ahmad Dir­man mengatakan, peme­rin­tah kabupaten belum me­ngambil sikap lantaran ma­sih menunggu keputusan ra­pat yang digelar Pemerintah Pro­vinsi Kalimantan Tengah di Kota Palangka Raya pada Se­lasa, 16 Februari 2016.


“Kita tunggu hasil rapat yang digelar besok (hari ini) di Palangka Ray,” kata Bupati saat ditemui diruang kerja­nya, Senin (15/2/2016).


Bila nantinya hasil rapat meng­haruskan eks anggota Ga­fatar yang berjumlah 13 ke­pala keluarga (KK) atau 42 jiwa dipulangkan ke tem­pat asal masing-masing, Pe­merintah Sukamara siap me­lakukannya.


“Bila dipulangkan tentunya membutuhkan anggaran. Ji­ka anggaran disiapkan oleh pe­merintah provinsi, kita tidak perlu menggarakan lagi. Te­tapi bila tidak ada maka ki­ta anggarakan,” sambung Bu­pati.


Bupati turut pula mengimbau masyarakat agar tidak mu­dah terpancing dan terpro­vo­kasi dengan isu yang dapat me­nimbulkan perbuatan anar­ki terhadap eks anggo­ta Gafatar. Ia meminta masya­ra­kat mempercayakan pengu­rus­an eks anggota Gafatar ke­pada pemerintah kabupa­ten.


Sementara itu, Badan Kesa­tu­an Bangsa Politik dan Per­lin­dungan Masyarakat (Kes­bang­polinmas) Sukamara te­ngah lakukan pendataan ter­hadap eks anggota Gafa­tar, termasuk aset yang dimi­li­ki.


“Saat ini tengah dilakukan pendataan aset yang di­miliki anggota eks Gafatar dan pendataan tempat atau dae­rah asal masing-masing,” ka­ta Kepala Badan Kesbangpo­lin­mas Sukamara Imam Wiyo­no, Jumat (12/2).


Ia mengaku pernah me­mang­gil eks anggota Gafatar untuk datang ke kantor Ba­dan Kesbangpolinmas guna di­mintai keterangan. Ber­dasarkan pengakuan eks ang­gota Gafatar itu, mereka ingin menetap di Sukamara dan memulai hidup baru.


Sejauh ini, Kesbangpolinmas tidak ditemu­kan adanya ke­giatan eks ang­gota Gafatar yang menyimpang. Karena itu, Pemkab Sukamara akan be­rupaya melakukan pembi­na­an supaya mereka kembali ke jalan yang benar.
(Fah/B-3)