KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Kabupaten Kapuas menyediakan lapangan kerja dari pelaksanaan program padat karya. 

Kegiatan program padat karya yang telah dilaksanakan meliputi pembangunan drainase, pemasangan siring, MCK dan peningkatan jalan lingkungan yang tersebar di 7 tempat. 

Kepala Disnaker Kapuas, Raison mengatakan program padat karya ini lebih menekankan kepada jumlah tenaga kerja yang terlibat, tetapi tetap tidak mengurangi kualitas fisik yang dikerjakan.

Jumlah tenaga kerja yang dilibatkan dalam program padat karya di 7 lokasi tersebut totalnya mencapai 280 orang, yang maba setiap 1 lokasi pekerjaan tenaga kerjanya berjumlah 40 orang. 

"Jadi, satu lokasi pekerjaan itu ada 40 orang tenaga kerja. Jika dikali 7 lokasi berarti total tenaga kerjanya sebanyak 280 orang," katanya, baru-baru ini.

--page

Lebih lanjut, Raison menjelaskan program kegiatan padat karya yang dikerjakan secara swakelola tersebut tidak hanya melibatkan tenaga kerja pria, para kaum wanita juga ikut dilibatkan. 

Seperti halnya pembangunan siring di Jalan Saka Purun Kuala Kapuas, sejumlah ibu-ibu juga ikut menjadi tenaga kerja dalam mengerjakan proyek siring tersebut. 

"Satu orang tenaga kerja mendapatkan uang perangsang kerja sebesar Rp 70 ribu dengan waktu kerjanya 4 sampai 5 jam perhari," jelasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)