SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Keterlaluan. Sejumlah ornamen yang dipasang di tiang penerangan jalan umum (PJU) ikot Sampit terlihat mulai ada yang rusak. Diduga rusaknya ornamen ini sengaja dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Terlihat pada Kamis pagi, 22 Desember 2022, sejumlah ornamen berupa telawang yang terbuat dari bahan mika yang dipasang di tiang Terowongan Nur Mentaya di Jalan Tjilik Riwut Sampit itu tampak hilang dari tempatnya.

Hilangnya ormanen itu diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena kecil kemungkin ornamen itu lepas sendiri dari tempat tersebut.

"Sepertinya dilakukan oleh tangan jahil," kata Budi, warga di sana.

Ornamen yang hilang dari tempatnya tidak cuma satu. Ada beberapa buah, dan terdapat pada beberapa tiang.

--page

"Saya melihat ada 4 telawang yang hilang. Ini Keterlaluan. Pelakunya dihukum adat saja," imbuh Budi.

Sebelumnya juga ditemukan sebuah pot yang diperuntukkan sebagai tempat sampah yang baru saja diletakkan di atas drainase di Jalan Tjilik Riwut tersebut rusak.

Tidak tahu apakah pot itu pecah sendiri atau sengaja ada yang memecahnya.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab pecahnya pot sampah dan hilangnya sejumlah ornamen di Terowongan Nur Mentaya tersebut. 

Sekda Kotim Fajrurrahman mengingatkan pengunjung Terowongan Nur Mentaya untuk senantiasa menjaga keindahan dan merawat kawasan tersebut.

Sekda mengharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas umum seperti Terowongan Nur Mentaya semakin meningkat.

"Pelihara dan jaga Terowongan Nur Mentaya dengan baik sehingga bisa dinikmati oleh semua pihak," pesannya. (DEWIP/B-5)