DINAS Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sukamara menambah jumlah armada pemadam kebakaran sebanyak satu unit.
Jumlah mobil pemadam kebakaran sengaja ditambah lantaran frekuensi musibah kebakaran hutan dan lahan di Kota Sukamara pada tahun lalu tergolong tinggi.
Kepala Bidang Penataan Kawasan dan Rehabilitasi Hutan Dishutbun Sukamara Arianto mengatakan, penambahan satu unit armada pemadam kebakaran merupakan program pada 2015. Tujuannya untuk menunjang sarana yang digunakan Tim Serbu Api (TSA).
“Mobil damkar yang baru ini berkafasitas 5.000 liter, lengkap dengan peralatan damkar lainnya,” ujar dia, Selasa (16/2/2016).
Adanya penambahan armada itu diharapkan bisa membuat petugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan bisa bekerja lebih maksimal. Tidak seperti selama ini, Tim Serbu Api tidak bisa bekerja efektif lantaran sarana yang dimiliki belum memadai.
“Kendaraan damkar ini memiliki jangkauan yang lebih jauh bila dibandingkan dengan mobil pikap yang selama ini digunakan untuk pemadaman kebakaran lahan. Kemampuannya bisa mencapai titik api dengan kejauhan sekitar 300 meter karena dilengkapi dengan rol selang,” ujarnya.
Ia berharap, armada pemadam kebakaran dan pikap yang sudah ada bisa saling menunjang. Bila kendaraan damkar tidak bisa menjangkau atau memasuki lokasi, pikaplah yang bisa diandalkan.
“Dengan adanya armada pemadam kebakaran dan pikap serta penunjang lainnya, diharapkan dapat mengurangi jumlah kebakaran lahan.” (MG13/B-3)


