PADA pertengahan De­sember tahun lalu, Ke­camatan Pantai Lun­ci, Kabupaten Su­ka­mara, telah menggelar syu­kur­­an laut yang dipusatkan di Pantai Citra, Desa Cabang Ba­rat.


Kini giliran Kecamatan Je­­lai yang akan mengelar ha­ja­t­an serupa.


Berdasarkan jadwal yang te­­lah di­publikasi panitia pe­nye­lenggara, ritual itu renca­na­nya digelar pada Kamis, 18 Februari 2016.


Di samping ritual rutin, ke­giat­­an itu akan dimeriahkan dengan ke­hadiran artis dari Jakarta.


Syukuran laut atau bisa ju­­ga disebut tampung tawar laut rutin digelar setiap tahun. Ritual ini bahkan sudah men­­jadi tradisi masyarakat as­­li pesisir.


Warga lokal yang mayoritas berkerja sebagai nelayan men­ggelar syukuran laut se­ba­gai ungkapan rasa syukur me­reka atas limpahan rezeki yang diberikan Tuhan.


Bentuk ritual biasanya di­isi de­ngan pembacaan doa to­lak ba­la yang dilanjutkan de­­ngan penaburan bunga di laut oleh Bu­pati Sukamara.


Yang menarik, sebelum pro­­­­sesi penaburan bunga di­­­­mulai, perjalanan kapal yang ditumpangi Bupati ke te­ngah laut akan digiring oleh puluhan kapal milik ne­la­yan. Iring-iringan kapal itu ter­lihat indah lantaran kapal yang digunakan telah dihias sedemikian rupa.


Sedangkan bunga yang nan­tinya ditabur di laut telah di­siapkan oleh panitia penye­lenggara. Berisi campuran ber­bagai jenis bunga ditam­bah beras kuning dan wewa­ngi­an.


Setelah bunga ditabur ke laut, rombongan ritual kem­ba­li kedaratan untuk melan­jut­kan acara hiburan.


Bupati Sukamara Ahmad Dir­­man dalam pesta laut sebe­lum­­nya mengatakan, ritual itu rutin diselenggarakan se­ba­gai ungkapan syukur dan doa atas melimpahnya rezeki yang diberikan Tuhan Yang Ma­ha Kuasa.


“Sekaligus untuk menjaga, men­dukung, dan melestarikan budaya syukuran laut,” ka­tanya.


Selain itu, Bupati meng­ajak masyarakat pesisir untuk men­jaga kelestarian ekosis­tem dan biota laut. Sehingga ka­wasan laut dan pesisir pan­tai dapat menjadi tempat su­bur bagi tumbuhan dan ber­kembiaknya ikan.


“Sebanyak atau sekaya apa­pun potensi yang terkandung di suatu daerah jika ti­dak didukung sumber daya manusia yang memadai dan berkualitas, tidak dapat di­ber­dayakan secara optimal,” ucapnya.


Bupati berharap, ritual syu­kuran laut terus dipertaha­kan. (B-3)