BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM atau Disdakop UKM Kabupaten Barito Timur, Berson, memastikan stok barang kebutuhan pokok di Barito Timur untuk selama perayaan natal dan tahun baru atau Nataru aman.
"Untuk kebutuhan pokok baik di Pasar Ampah maupun di Pasar Tamiang Layang cukup dan terkendali," ungkapnya kepada Borneonews, Sabtu, 24 Desember 2022.
Menurutnya, khusus untuk beras masih tersedia stok sebanyak 75 ton di Gudang Bulog Buntok yang merupakan stok untuk Barito Timur.
"Secara umum juga tidak terjadi lonjakan harga barang, hanya beras jenis Siam Unus yang baik agak tinggi dari Rp60 ribu menjadi Rp80 ribu per blek," kata Berson.
Dia menambahkan, kenaikan harga beberapa barang kebutuhan pokok seperti telur, daging ayam dan cabai tidak signifikan dan masih dalam batas wajar saat menjelang hari raya.
--page
Selama dua hari berturut-turut Disdagkop UKM bersama tim gabungan dari Polri, Satpol PP dan dinas kesehatan juga turun langsung ke Pasar Ampah dan Tamiang Layang untuk mengecek ketersediaan barang kebutuhan pokok serta barang-barang makanan maupun minuman yang kedaluwarsa.
Pada pengecekan tersebut tidak ditemukan penimbunan barang maupun kelangkaan barang kebutuhan pokok tertentu. Petugas gabungan hanya menemukan beberapa produk makanan yang sudah kedaluwarsa dan memerintahkan pedagang untuk tidak menjual barang tersebut.
Karena itu Berson kembali menyampaikan imbauan agar para pedagang tidak menjual barang yang sudah kedaluwarsa. Jika barang tersebut dapat dikembalikan atau diretur ke distributor maka harus dipisahkan untuk dikembalikan, jika tidak maka pedagang harus memusnahkan sehingga tidak terjual.
"Saya juga mengingatkan kepada pedagang agar jangan menumpuk stok barang yang dapat menggangu distribusi ke masyarakat, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan barang kebutuhan pokok," tegasnya. (BOLE MALO/B-7)









