SEBAGAI upaya peningkatan layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Kotawaringn Barat (Kobar) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mempersiapkan sebanyak enam puskesmas percontohan.
Setelah menjadi Puskesmas yang terdepan dalam pelayanan, sarana dan prasarana, Dinkes berencana untuk memasukan keenam Puskesmas tersebut dalam penilaian akreditasi non kependidikan.
“Sesuai Permenkes 75 Tahun 2014 puskesmas wajib terakreditasi. Untuk Kobar, kita mulai pada 2016 dengan menyiapkan enam puskesmas terakreditasi,” ujar Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Kesehatan Dinkes Kobar, Jamin Ginting di ruang kerjanya, Selasa (16/2/2016).
Pria berkacamata itu menyebut, dari 18 Puskesmas yang ada di Kabupaten Kobar, enam puskesmas yang dipilih di antaranya, Puskesmas Arut Selatan, Mendawai, Madurejo, Pangkalan Lada, Teluk Bogam, Pangkut.
Jamin mangaku, kebijakan Menkes untuk mengakreditasi puskesmas sudah berlaku sejak tahun lalu. Namun, Kabupaten Kobar baru bisa memulai di 2016 karena berbagai persoalan di bidang kesehatan yang dihadapi.
“Enam puskesmas ini kita persiapkan terlebih dulu untuk penilaian akreditasi karena sudah lebih dulu melakukan pemetaan dan persiapan,” jelas Jamin
Terpisah, Bupati Kobar Bambang Purwanto mengatakan, pembangunan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas Pemkab Kobar karena terkait pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) selain sektor pendidikan. “Pemkab akan memberikan bantuan sarana dan prasarana kesehatan, pembangunan infrastruktur dan tenaga kesehatan.” (CR-1/B-7)


