SEBAGIAN Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah mulai menerapkan sistem belajar secara online kepada siswanya.
“Sistem belajar online ini sebenarnya sudah diterapkan sejak 2015 lalu,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Seruyan Heru Pramono di Kuala Pembuang, Selasa (16/2/2016).
Meskipun sudah diterapkan sejak setahun lalu, tidak semua sekolah dapat menerapkan sistem belajar secara online karena terkendala sarana, kemampuan guru dan akses internet.
“Sarana penunjang seperti komputer dan akses internet yang dimiliki sekolah masih terbatas, kemudian tidak semua guru memiliki kemampuan dalam mengakses internet,” katanya.
Kepala SMAN I Kuala Pembuang Tuti Sundari mengatakan, beberapa guru mata pelajaran di sekolahnya secara konsisten mulai menerapkan sistem belajar online, terutama dalam memberikan tugas untuk belajar di rumah.
“Jadi siswa tinggal melihat tugas yang diberikan guru yang bersangkutan pada website sekolah,” katanya.
Menurutnya, sistem belajar online sebenarnya sangat bagus diterapkan dalam dunia pendidikan, yakni untuk membantu membentuk karakter peserta didik.
“Selain dituntut kecakapan penalaran, siswa juga dituntut untuk jujur. Kejujuran adalah hal penting dalam belajar online. Karena pengawasan dari pihak sekolah juga tak langsung, jadi kepercayaan kejujuran pengerjaan tugas ada pada siswa,” katanya.
Ia menambahkan, ke depan, sistem online tidak hanya akan diterapkan pada belajar, tapi juga pada penerimaan siswa baru, data dan nilai siswa, jadwal pelajaran serta absensi.
“Orang tua siswa dapat memantau perkembangan anak-anaknya, tapi bagi orang tua yang tidak punya akses internet maka kami akan tetap layani di sekolah seperti biasa,” katanya. (Ant/B-2)


