KONDISI SDN 3 Murung Keramat, Kabupaten Kapuas sangat mempriha­tin­kan. Lantai terbuat dari kayu sudah lapuk.


Begitu pula dengan plafonnya sudah rontok semua. Sebenarnya pihak sekolah sudah mengajukan rehab total ke dinas pendidikan sejak 2015, tapi hingga kini belum direspon.


Fakta ini terungkap saat Musrenbang Kecamatan Selat, Senin (14/2/2016). Lurah Murung Keramat, Septiana mengatakan bangunan SDN 3 sudah tidak layak lagi untuk belajar.


“Dari kondisi bangunan sangat memprihatinkan. Soalnya plafon ruang kelas dan di luar rusak parah, sehinga mengkhawatirkan bila ada tiupan angin kencang bisa beterbangan dan jatuh,” ungkapnya.


Ia berharap melalui Musrembang tahun ini bisa mengakomodasi usulan rehap bangunan SDN 3 Murung Keramat, sebab pada Musrembang 2015 belum direalisasi untuk direhap.


Septiana menjelaskan pada Musrembang kecamat­an yang dilaksanakan selama dua hari ini bisa menjadi bahan masukan untuk penyusunan draf pembangunan pertumbuh­an ekonomi dan pertumbuhan infrastruktur, khususnya jalan, sehingga bisa mempercepat investasi.


Tapi menjadi tentangan ke depan adalah masyarakat masih bergantung pada ketersediaan sumber daya alam tanpa melakukan kreativitas dan berinovasi dalam pengelolaan SDA.


“Masyarakat dituntut lebih bisa berinovasi dalam mengoptimalkan ekonomi kerakyatan, sehinga menum­buhkan pertumbuhan ekonomi yang baik sehinga tercipta lahan pekerjaan baru,” tandasnya. (JM/B-6)