SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala desa (Kades) Bengkuang Makmur, Lelesyamsu baru saja mengucapkan sumpah jabatan, Senin, 26 Desember 2022. Dalam masa jabatan 2 tahun 2 bulan, Kades mengaku akan fokus untuk membangun jalan, pendidikan dan kesehatan.

"Untuk progam akan dibicarakan kembali saat musyawarah desa. Yang akan kami usulkan memprioritaskan pembangunan jalan, pendidikan dan kesehatan," kata Lelesyamsu.

Sebagai prioritas pembangunan adalah jalan karena masih banyak jalan yang perlu ditingkatkan pembangunannya. Jalan menuju Kantor Desa Bengkuang Makmur pun sampai saat ini belum terlihat beraspal.

Pembangunan pendidikan desa bengkuang makmur fokus untuk membangun SMA baru. Masalah zonasi menyebabkan masyarakat kesulitan melanjutkan pendidikan jenjang SMA. Melanjutkan pendidikan SMA di Sampit tidak mungkin dilakukan karena tidak masuk zonasi.

Sedangkan di kecamatan terdekat selalu terjadi overload penerimaan siswa SMA. Permasalahan ini juga dituturkan oleh Camat Mentawa Baru Ketapang, Eddy H Setiadi.

"Salah satu aspirasi yang belum mendapat solusi saat ini di sini belum ada SMA. Hanya ada 1 SMK, sehingga warga kesulitan melanjutkan pendidikan SMA terlebih karena masalah zonasi," katanya.

--page

Terkait tugas dan tanggung jawab sebagai Kades pengganti antar waktu, Lelesyamsu mengaku siap melaksanakan tugasnya sesuai dengan peraturan baru yang berlaku. Seperti himbauan Bupati Kotim.

"Dia pernah menjadi kades saat saya masih camat. Saya berpesan jangan menggunakan sistem lama, karena peraturan sudah banyak berubah. Selalu berkoordinasi dengan kecamatan dan SOPD yg menangani desa," kata Bupati Kotim. (DEWIP/B=6)