BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kapolres Barito Timur AKBP Viddy Dasmasela mengungkapkan, meski beberapa jenis tindak pidana mengalami peningkatan pada tahun 2022 dibandingkan tahun sebelumnya, namun juga terdapat kasus yang mengalami penurunan.
"Yang mengalami penurunan yaitu penemuan mayat, kebakaran dan pencabulan anak," ungkap Kapolres saat menggelar press release akhir di lobi mapolres setempat, Rabu, 28 Desember 2022.
Rinciannya, untuk penemuan mayat pada tahun 2021 berjumlah 10 kasus, menurun menjadi 8 kasus pada tahun 2022.
Kemudian kasus kebakaran juga mengalami penurunan dari 9 kasus tahun 2021, menjadi 6 kasus pada tahun 2022.
"Selanjutnya pencabulan terhadap anak pada tahun 2021 berjumlah 6 kasus, turun menjadi 4 kasus pada tahun 2022," lanjut Viddy yang didampingi Kabagops dan Pejabat Utama Polres Barito Timur lainnya.
Adapun tindak pidana yang mengalami peningkatan pada 2022 yaitu pencurian dengan pemberatan, penggelapan, pengrusakan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT, korupsi dan narkoba. (BOLE MALO/B-6)
Ini Jenis Kasus yang Angkanya Menurun di Barito Timur pada 2022
Bagikan:

TAMIANG LAYANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Komentar (0)
Memuat komentar…







