TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kapolres Barito Timur AKBP Viddy Dasmasela memaparkan kegiatan maupun inovasi Polres Barito Timur sepanjang tahun 2022 saat menggelar press release akhir tahun, Rabu, 28 Desember 2022.

"Kegiatan Polres Barito Timur sepanjang tahun 2022 ada operasi keselamatan, operasi wanalaga, operasi patuh, operasi ketupat, operasi bina karuna, operasi peti antik dan operasi zebra," ucapnya.

Polres Barito Timur juga masih melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan KRYD, kegiatan cipta kondisi, stand by on call pada Sabtu dan Minggu menjelang natal dan tahun baru serta operasi lilin telabang tahun 2022.

Terkait yang inovasi yang dibuat Polres Barito Timur, Viddy memastikan bahwa dirinya tetap melanjutkan inovasi dari kapolres sebelumnya di samping menciptakan inovasi-inovasi baru.

"Jadi ditambah dengan program-program yang baru yaitu inovasi ketemu kapolres yang bernama semeja bersama kapolres, gerobak bakso tiga pilar dan inovasi delivery Satlantas Polres Barito Timur," ungkapnya.

Selanjutnya ada inovasi Bhabinkamtibmas prima yang merupakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan inovasi pelayanan SKCK serta pelayanan SIM masuk desa.

"Terus ada inovasi dari Satresnarkoba berupa surat keterangan bebas narkoba, ada restoratif justice Polsek Awang," lanjut Viddy.

Kapolres juga mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi drive thru masih tetap jalan sepanjang tahun 2022. Kemudian ada tim siaga penanganan bencana alam, cafe reskrim serta Tim Reaksi cepat walet Polres Barito Timur yang masih tetap aktif sepanjang tahun 2022.

Pada kesempatan itu dia juga menyampaikan jumlah anggota yang menerima penghargaan maupun yang melakukan pelanggaran disiplin sepanjang tahun 2022.

"Untuk personel yang mendapatkan penghargaan mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2021. Tahun 2021 berjumlah dari 15 orang dan tahun 2022 menjadi 33 orang," ungkap Viddy.

Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan kepada anggota-anggota yang memiliki dedikasi dan loyalitas bekerja di luar jam kerja normal.

"Sedangkan yang melakukan pelanggaran disiplin mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2021 sebanyak 13 personel melakukan pelanggaran disiplin, sedangkan tahun 2022 turun menjadi 3 personel yang melakukan pelanggaran," ungkap Kapolres. (BOLE MALO/B-6)