BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakilnya Efrensia L.P Umbing mengatakan beberapa hal yang perlu diperhatikan di kegiatan rapat koordinasi dan pengendalian (Rakordal) dan evaluasi realisasi pelaksanaan APBD Triwulan IV Tahun Anggaran 2022 sekaligus Kick Off RKPD tahun anggaran2024 dan Penetapan Proyek Strategis Pemkab Gumas tahun anggaran 2023, yang dilaksanakan di aula Bappedalitbang, Kamis, 29 Desember 2022.
"Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan yang pertama optimalkan sisa waktu pada tahun anggaran 2022 ini untuk menyelesaikan dokumen administrasi kegiatan dan tahap-tahap akhir penyelesaian pembangunan fisik, tahun anggaran 2023 APBD sudah di depan mata," ujarnya.
Lanjutnya, hal-hal yang tidak efektif dan efisien pada tahun 2022 jangan terulang pada tahun 2023 dan 2024.
Dia juga berpesan kepada kepala perangkat daerah, harus dapat optimalisasi waktu yang ada, perintahkan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) masing-masing untuk dapat dilakukan lelang dini sesuai amanat Perpres 12 Tahun 2021, segera umumkan rencana umum pengadaan (RUP) pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), hal-hal teknis perihal kesiapan lelang dini dapat berkoordinasi dengan Badan Kerja Sama Antar- Desa (BKAD) dan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ).
Selain itu, review Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) tidak boleh menjadi kendala pelaksanaan, karena itu menjaga good governance, kendala lebih pada keterbatasan kapasitas APIP itu sendiri.
Untuk itu, dia meminta kepada Inspektur, agar dapat melakukan pembinaan APIP, bekerja sama dengan Badan Keuangan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan quality control atas pelaksanaan review APIP, lakukan hal-hal cermat secara efektif dan efisien tanpa mengurangi kualitas review.
"PPTK agar dapat berkoodinasi secara aktif dengan bagian PBJ demi percepatan dan optimalisasi pelelangan dan pelaksanaan pembangunan tahun 2023," tukasnya. (RISKA YULYANA/B-11)









