BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Warga Binaan Permasyarakatan atau WBP perempuan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas belajar menjahit baju untuk mengasah kreativitas pada Jumat, 30 Desember 2022.
Hal ini merupakan terobosan baru, setelah sebelumnya mereka berhasil membuat pita semat untuk tamu undangan perayaan Natal, membuat keset dari kain perca, sekarang mereka kembali berkreasi dengan menjahit baju anak.
Bertempat di blok wanita yang tidak terlalu luas itu semua pengerjaan dilakukan, mulai dari mendesain, memotong, membuat pola hingga menggabungkan menjadi satu pakaian yang utuh.
Staf Kesatuan Pengamanan Rutan Kuala Kapuas, Yolanda Veronica mengharapkan adanya kegiatan ini dapat mengisi waktu, sekaligus dan mengasah kreativitas.
“Ini adalah salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang diberikan kepada WBP perempuan yang ada di Rutan Kapuas sebagai bekal mereka nanti saat kembali ke masyarakat,” katanya.
Ia berharap program pembinaan kemandirian yang ada di Rutan Kuala Kapuas ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga nantinya dapat bermanfaat.
--page
"Semoga bisa menambah keahlian para WBP, khususnya perempuan dalam latihan jahit-menjahit," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)









