SEBAGAI ungkapan rasa syukur terhadap limpahan rezeki yang diberikan Tuhan, warga Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara, menggelar syukuran laut.
Ritual yang dilaksanakan pada Rabu (17/2/2016) itu merupakan yang yang ke-10 kalinya.
Hadiri dalam kegiatan yang dipusatkan di muara Sungai Jelai itu Wakil Bupati Sukamara Windu Subagio.
Dengan menggunakan kapal besar milik nelayan yang dikelilingi puluhan kapal kecil, Wakil Bupati beserta rombongan berlayar menuju muara Sungai Jelai untuk melakukan tabur bunga.
Selepas prosesi tabur bunga, rombongan kembali ke darat untuk mengikuti acara hiburan rakyat.
Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, syukuran laut merupakan agenda tahunan yang rutin digelar masyarakat pesisir. Ritual itu sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki yang telah diterima.
“Kegiatan yang dilakukan setiap tahun ini terus meningkat yang menunjukkan bahwa Kecamatan Jelai semakin maju dan baik” kata dia.
Ia berharap, budaya syukuran laut terus dipertahankan sehingga bisa menjadi potensi wisata daerah. Bahkan, ke depannya syukuran laut dapat menjadi salah satu senjata bagi Kabupaten Sukamara untuk menarik wisatawan.
“Kalu dikembangkan ini bisa jadi potensi wisata, apalagi Kecamatan Jelai memiliki panorama pantai yang indah serta didukung tradisi masyarakat,” ucapnya.
Perhatikan fasilitas wisata
Wakil Bupati juga berjanji akan berupaya mengembangkan dan memperhatikan fasilitas pendukung obyek wisata di Kecamatan Jelai. Sehingga kecamatan tertua di Kabupaten Sukamara itu menjadi daerah wisata yang diminati banyak wisatawan.
“Saya berharap dinas terkait (Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika Kebudayaan dan Pariwisata atau Dishubkominfobudpar) untuk dapat memperhatikan fasilitas yang ada dan dapat menambah jumlah fasilitasnya.”
“Di atas anjungan yang sudah ada bisa ditambah fasilitas yang lain sehingga ke depan tempat ini semakin menarik untuk dikunjungi dan saat acara syukuran seperti ini bisa semakin meriah dan kian menarik,” pinta Windu Subagio.
(MG13/B-3)


