MENJAWAB kritik Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto yang dialamatkan kepada pihaknya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), Affendie mengelak disebut lamban dan tidak siap dalam penyelenggaraan momen menyambut gerhana matahari total (GMT).
Menurut dia, semua perlengkapan promosi sudah dibuat. Hanya saja terkait pemasangan belum dilakukan. Bahkan, ia merancang bentuk promosi lama sejak pertengahan 2015 lalu.
Selama ini, kata Affendi, beberapa paket leaflet sudah dibagikan. Sasarannya adalah beberapa hotel di Kota Cantik ini, lebih khusus lagi adalah hotel-hotel berbintang.
“Siapa bilang kita tidak siap, sarana promosi kita sudah siap.Itu tinggal masang saja. Tunggu beberapa hari lagi pasti akan kita pasang di sudut kota,” ungkap Affendi kepada Borneonews sebelum dirinya kembali melakukan rapat tentang GMT di ruang PK 1 Balaikota, Selasa (16/2).
Dituturkannya, beberapa hotel sudah banyak terbooking oleh wisatawan dalam negeri maupun mancanegara. Namun dari segi jumlah akan terus dikejar supaya meningkat.
Yang ia perhatikan sekarang adalah persiapan tenda bazar kuliner dan kerajinan dari pelaku UMKM yang akan memeriahkan acara di Lapangan Sanaman Mantikei.
Karena itu, ia lebih menata kesiapan dengan koordinasi bersama dinas koperasi perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag).
Satu hal yang terlihat membuat ia kecewa adalah pihak pemerintah provinsi yang menggelar acara sendiri di Bundaran Besar Palangka Raya dalam menyambut event yang sama.
“Kita di Sanaman Mantikei sementara Provinsi gelar sendiri di Bundaran.” (RZ/B-12)


