BORNEONEWS, Sampit - Ketua Kamar Dagang dan Industri Kotawaringin Timur, Susilo mengupayakan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Kotim melalui kerja sama dengan Kadin Institute Jawa Timur.
"SDM di Kotim kita akui memang belum dapat menyaingi SDM dari luar daerah. Tetapi kita berusaha meningkatkan SDM melalui kerja sama dengan Kadin Institute Jatim," kata Susilo, Minggu, 1 Januari 2022.
Kerja sama tersebut bertujuan untuk memberikan pelatihan pelaku usaha dan UMKM dalam peningkatan SDMnya. Karena saat ini pengusaha di Kotim sulit mendapatkan tenaga ahli.
Penandatanganan MoU Kadin Kotim dengan Kadin Institute Jatim direncanakan Januari 2023 pada saat rapat kerja daerah.
"Seharusnya penandatanganan MoU itu Desember 2022, namun ada kendala sehingga harus dimundurkan," kata Susilo.
Sebelumnya dia menjelaskan investor dari luar negeri lebih tertarik apabila pengelola usaha berasal dari dalam daerah sendiri. Namun ia mengakui SDM kotim masih rendah. Dengan adanya kerja sama ini dapat menjadi solusi SDM Kotim.
Kadin Institute Jatim merupakan lembaga yang dibentuk sebagai upaya meningkatkan SDM melalui pendidikan, pelatihan, pendampingan dan penelitian bisnis. (DEWIP/B-11)









