BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati mengatakan, di tengah arus perkembangan zaman saat ini, kearifan lokal di Bumi Tambun Bungai harus tetap dipertahankan dan jangan sampai punah.
Dia mengatakan, sudah menjadi kewajiban bersama baik itu pemerintah di Kalteng dan masyarakat dayak untuk senantiasa menjaga serta mempertahankan kearifan lokal yang ada agar tetap lestari.
"Kearifan lokal merupakan salah satu ciri khas daerah yang sangat penting untuk dipertahankan dan dilestarikan meski ditengah perkembangan zaman, karena itu jati diri daerah ini," ujarnya, Senin, 2 Januari 2022.
Diungkapkannya, ada begitu banyak kearifan lokal khsusnya di Kalteng ini seperti diantaranya pahawen atau hutan suci, pengembangan batik benang bintik, huma betang, mangenta, menyandau durian, karungut dan kerifan lokal lainnya.
Dia menjelaskan, karifan lokal merupakan kekayaan warisan para leluhur terdahulu suku dayak di Kalteng ini. Maka dari itu warisan leluhur tersebut jangan sampai hilang dan ditinggalkan begitu saja oleh masyarakat dayak di provinsi ini.
--page
Di sisi lain, dalam rangka melestarikan kearifan lokal di Kalteng ini perlu ada upaya memperkenalkan hal itu kepada generasi muda semenjak dari dini baik di satuan pendidikan, acara adat, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bersifat pembelajaran.
"Antara pemda dan masyarakat harus berperan dalam upaya melestarikan kearifan lokal yang ada. Tentu kita mengapresiasi bagi masyarakat yang tidak melupakab kearifan lokal atau budaya asli Kalteng meski ditengah perkembangan zaman saat ini," tukasnya. (DONNY D/B-7)









