KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kapuas, H Darwandie mendorong Dinas Pertanian atau Distan setempat melakukan pemetaan terhadap potensi lahan/area pertanian di daerah setempat.

Menurut wakil rakyat dari Dapil II Kapuas ini penting melakukan pemetaan dan validasi terhadap data potensi pertanian, karena ini yang paling utama, agar dipetakan betul-betul potensi pertanian tanaman pangan di wilayah mana saja potensi menghasilkan.

"Tidak harus berorientasi kepada dekat jaraknya, topografinya tidak harus seperti itu. Dimana posisi di Kapuas ini tanah atau lokasi areal pertanian yang menghasilkan itu dimana, berapa hektar jumlahnya, kemudian ke depan program apa yang harus dilakukan," kata Darwandie, Selasa, 3 Januari 2022.

Jadi, lanjut legislator senior dari PPP ini harus jelas jumlahnya, lokasinya, pelaksananya jelas, tidak seperti saat ini pihaknya mendapat laporan misalnya di daerah Kapuas Timur, Lupak tapi ternyata dari orientasi pada posisi evaluasi terakhir terhadap penghasilan di bidang pertanian anjlok.

"Diserang hama cuma satu varietas sudah hancur. Jadi artinya mapping nya tidak sempurna," ucapnya.

Ke depan Distan harus lakukan pemetaan mapping yang valid dari sisi lokasi, luasan, apa yang harus dilakukan, dan program apa yang cocok dilakukan.

"Distan juga harus melakukan reevaluasi terhadap data perangkat kerja di Dinas Pertanian. Baik melalui PPL nya, distruktrur lain yang berhubungan dengan pengawasan pelaksanaan kegiatan pertanian masyarakat secara luas ini," jelasnya.

Baik itu berorientasi pada badan perkebunannya, peternakannya, dan lain sebagainya. "Jadi pertanian dalam arti luas harus jelas perangkat kerja itu dilakukan pemetaan," pintanya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)