GUBERNUR Kalsel yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo, Sahbirin Noor menyatakan keinginannya untuk lebih mengedepankan keterbukaan dalam mengelola pemerintahan lima tahun ke depan.
“Kita akan hidupkan keterbukaan dan dunia pers dikembangkan, acara dialog selalu dilakukan, termasuk membangun balai rakyat di seluruh kecamatan,” katanya.
Dia menyebut pemerintahan tanpa dukungan pers rasanya sulit berhasil karena tanpa pemberitaan maka sulit mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Karena itu ke depan dunia pers lebih dihidupan melalui kelompok ‘press room.
“Jika disetetujui DPRD kita akan bangun 152 balai rakyat, sehingga seluruh kecamatan akan ada balai yang bisa digunakan untuk pertemuan dan tempat hiburan,” katanya lagi.
Dia mengakui partisipasi masyarakat harus ditingkatkan dan sumber daya manusianya juga ditingkatkan, karena tanpa sumber daya manusia berkualitas, maka wilayah ini akan sulit mengejer kemajuan.
Untuk itu ke depan porsi dunia pendidikan diperbesar. Jika ada wilayah yang belum memiliki sarana pendidikan harus diperioritas untuk dibangunkan sekolah, mahasiswa yang berprestasi akan diberikan penghargaan, para peniliti yang berkualitas akan memperoleh perhatian pemerintah.
Mengenai awal kerjanya setelah dilantik dan serah terima dengan penjabat gubernur, adalah melakukan konsolodasi di seluruh dinas, di mana yang kurang harus dibenahi.
Dia berharap Pemprov Kalsel berhasil mensejahteraan masyarakatnya jika ada dukungan dari DPRD, pengusaha, dan ulama, dan tokoh masyarakat. (Ant/B-6)








