KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Jajaran Polres Kapuas telah menggelar apel kesiapan personel dan sarana prasarana (sarpras) dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla pada Rabu, 4 Desember 2022. 

Apel ini diikuti personel dari Polres Kapuas, Kodim 1011 Kuala Kapuas, BPBD Kapuas, Manggala Agni Daops Kapuas, Satpol PP dan Damkar Kapuas.

Dalam kegiatan ini, juga dilakukan pengecekan peralatan-peralatan dari instansi terkait yang ada di daerah setempat dalam penanggulangan kathutla.

Selaku pimpinan apel, Kapolres Kapuas AKBP Qori Wicaksono, menyampaikan pada umumnya kondisi cuaca saat ini masih dijumpai turunnya hujan di wilayah setempat.

"Namun demikian, berdasarkan pantauan setelit lapan pada awal bulan Januari tahun 2023 sudah terdapat lima titik hotspot yang tersebar di wilayah Kapuas alaupun masih belum berdampak kepada kebakaran hutan dan lahan yang meluas," katanya.

--page

Lebih lanjut, berdasarkan data kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2022 yang lalu, titik api atau hotspot memang mengalami penurunan kejadian jika dibandingkan dengan tahun 2021.

Selama tahun 2022 terdapat 64 titik hotspot, tiga kejadian kebakaran hutan dan lahan dengan luas area terbakar mencapai tujuh Hektar, sedangkan pada tahun 2021 telah terjadi 241 titik hotspot, empat kejadian kebakaran hutan dan lahan dengan luas area terbakar mencapai 4,2 Hektar.

Dalam apel ini juga dihadiri Dandim 1011 Kuala Kapuas, Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Kepala Manggala Agni Daops Kapuas, Kabag Damkar Kapuas, para Kabag, para Kasat. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)