PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengatakan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata di provinsi ini perlu terus dimaksimalkan oleh pemerintah daerah.

Ia menyebut, memaksimalkan potensi PAD dari sektor pariwisata tidak hanya bisa dilakukan terhadap objek wisatanya saja, tapi juga sektor pendukungnya seperti hotel dan restoran dari segi pajak atau retribusi.

"Potensi PAD dari sektor pariwisata kita masih belum optimal digali terutama sektor pendukungnya yakni hotel dan restoran karena dari situ ada pajak yang bisa didapatkan, di Kalteng sendiri masih minim," ungkapnya, Rabu, 4 Januari 2023.

Dijelaskannya, minimnya pendapatan dari pajak hotel dan restoran dikarenakan sejumlah objek wisata yang ada di Kalteng ini tidak memiliki fasilitas tersebut, berbeda dengan Bali setiap objek wisata memiliki hotel dan restoran yang berdekatan.

"Jadi kalau di Bali itu kan hotel dan restorannya berdekatan jadi, pajak yang didapatkan juga lebih optimal untuk PAD, kalau di Kalteng fasilitas hotel dan restoran masih terbatas jadi peningkatan PAD dari sektor itu kurang maksimal," tuturnya.

--page

Di sisi lain, agar potensi PAD dapat digali secara maksimal dari pajak hotel dan restoran teknis pemungutannya perlu diperbaiki agar bisa langsung masuk kas daerah, sehingga hal ini harus dapat diperhatikan oleh pemerintah daerah di Kalteng ini.

"Misalnya saat makan di restoran, yang bayar pajak itu kan orang yang makan. Contohnya ada 10 persen pajak dari situ, jadi hanya penertiban saja bagaimana mekanismenya bisa langsung masuk ke kas daerah. Kalau masuk ke rumah makannya itu tentu salah, harus ada teknis yang perlu diperbaiki," imbuhnya.

Diharapkan, berbagai potensi melalui sejumlah sektor yang dapat meningkatkan PAD Kalteng ini bisa lebih dimaksimalkan oleh pemerintah daerah, sehingga dengan PAD meningkat pembangunan pun bisa terus berjalan agar tercapai tujuan membuat Kalteng semakin maju dan berkembang. (DONNY D/B-5)