BORNEONEWS, Sukamara - Memasuki tahun politik, Bupati Sukamara Windu Subagio mengingatkan kepada masyarakat Bumi Gawi Barinjam bahwa berbeda pilihan adalah hal wajar, sehingga Pilkada yang akan digelar pada awal tahun 2024 tersebut tidak saling menjatuhkan dengan mencela.
"Bagi masyarakat, kalau menjelang Pemilu berbeda-beda pilihan itu sah-sah saja dalam pesta demokrasi, yang memang sudah merupakan cara kita untuk mendapatkan pemimpin memang seperti itu," kata Windu Subagio pada HAB Kementerian Agama Ke 77, Selasa, 3 Januari 2023.
Menurutnya, setiap warga yang mempunyai pilihannya sendiri dapat mempromosikan dengan cara yang baik, seperti menyampaikan informasi-informasi positif tentang calon yang didukung kepada masyarakat.
"Untuk itu saya mengimbau kalaupun ingin menonjolkan sosok pemimpin, tonjolkan saja yang baik-baiknya saja, tanpa mencela calon yang lain," pesannya.
Sebelumnya Bawaslu Sukamara menggelar sosialiasi pengawasan pemilu partisipatif yang diikuti pemilih pemula dan jurnalis.
Melalui kegiatan tersebut diharapkam peran dari media agar bisa ikut mengambil bagian dalam mengawasi jalannya pemilu yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.
"Kepada media, saya harapkan selain memberikan informasi kepada masyarakat luas terkait pelaksanaan penyelenggaraan pemilu 2024, tetapi juga ikut mengambil peran sebagai pengawasan pemilu partisipatif," tukasnya. (NORHASANAH/B-11)









