TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur menggelar Ibadah dan Perayaan Natal Guru PAK, Pengawas dan Penyuluh Non PNS di Objek Wisata Dam Turan Amis Kecamatan Raren Batuah, Rabu, 4 Januari 2023.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Barito Timur Panahan Moetar, Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Barito Timur H Maslan, Kasi Bimas Kristen Kantor Kemenag Barito Timur Neti, Kepala Desa Turan Amis Leonardus dan tamu undangan lainnya.

Saat membacakan sambutan Kepala Kantor Kemenag Barito Timur, Kasabug Tata Usaha H Maslan menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya perayaan Natal gabungan itu serta kebersamaan yang terjalin antara guru, pengawas dan penyuluh agama.

"Dalam kebersamaan ini pun tercipta kerukunan yang baik antar sesama guru PAK itu sendiri dengan pengawas dan penyuluh serta dengan Kementerian Agama secara khusus Bimas Kristen," ucapnya.

Menurut Maslan, sub tema perayaan yang berbunyi "Natal Membawa Pembaharuan dalam mewujudkan Solidaritas Serta Meningkatkan Layanan
Pendidikan yang Kreatif dan Inovatif" sangat menarik dipraktekkan para guru   Pendidikan Agama Kristen atau PAK dan penyuluh saat berhadapan dengan anak didik atau kelompok binaan masing-masing.

"Pengertian solidaritas berarti saling percaya antar anggota kelompok atau komunitas. Jika orang saling percaya mereka akan menjadi satu atau menjadi sahabat, saling menghormati, saling bertanggung jawab untuk saling membantu, hidup dalam kebersamaan
dan kerukunan," jelasnya.

Pada kesempatan itu Maslan juga mengungkapkan bahwa peningkatan layanan pendidikan yang kreatif dan inovatif sangat penting dalam rangka memajukan dunia pendidikan.

"Guru-guru dan juga penyuluh diharapkan mempunyai ide-ide yang menarik dalam menerapkan pembelajaran sehingga anak didik yang kita ajar akan menyenangi kegiatan belajar mengajar, demikian halnya bagi penyuluh pun tidak kalah pentingnya juga mencari teknik-teknik penyuluhan semenarik mungkin sehingga setiap kelompok binaan akan merasa senang dan tidak mudah bosan," pesannya.

Sementara itu, Kasi Bimas Kristen mengungkapkan ibadah dan perayaan natal itu diikuti oleh 168 guru PAK, pengawas dan penyuluh non PNS.

"Perayaan Natal ini dilaksanakan tanggal 4 Januari 2023 atas kesepakatan bersama karena jika dilaksanakan pada bulan Desember 2022 kegiatan terlalu padat, rata-rata dari guru PAK juga aktif sebagai majelis maupun sebagai  pendeta," jelasnya. (BOLE MALO/B-11)