KEBIJAKAN pemerin­tah menghapus sub­si­­di minyak tanah di Ka­bupaten Sukama­ra berimbas pada naiknya ta­­rif speed boat.


Tidak tanggung-tanggung ke­naikan yang terja­di menca­pai 50% dari tarif sebelumnya.


Hal ini diamini salah se­orang motoris speed boat ber­­nama Jupri yang biasa me­­laya­ni rute perjalanan da­ri Sukamara-J­elai dan Suka­ma­ra-Pulau Nibung.


“Ongkos speed boat sekarang sudah kita naikkan men­ja­di Rp100 ribu per orang,” ka­tanya saat ditemui di Pe­la­bu­han Speed Boat Sukamara, Ka­­mis (18/2/2016).


Sebelumnnya tarif speed boat untuk jurusan Sukamara-Pulau Nibung hanya Rp60 ri­bu per orang, sedangkan Su­kamara-Jelai Rp70 ribu per orang. “Kami menaikkan harga Rp30 ribu dari sebelumnya,” ucap Jupri lagi.


Ia menyebutkan, melonjak­nya tarif speed boat disebabkan penghapusan subsidi mi­­nyak tanah yang dilakukan pe­­merintah pusat, belum la­ma ini.


Aki­bat tidak ada lagi mi­nyak tanah bersubsidi, biaya ba­­han bakar untuk operasio­nal speed boat pun lebih tinggi dari biasanya. Guna me­nyiasati hal itu supaya ti­dak rugi, penyedia jasa speed boat terpaksa me­naikan tarif.


Namun, kenaikan tarif yang berlaku saat ini be­lum ber­sifat final. Sebab para mo­toris speed boat be­rencana kem­bali menaikan tarif supaya sesuai dengan biaya ope­rasional.


“Untuk rencana menurun­kan tidak ada, malah kami be­rencana akan menaikan tarif la­gi. Hanya belum tahu akan di­naikkan menjadi berapa,” se­but Jupri.


Sejauh ini, kenaikan tarif lan­jutan masih dalam pemba­ha­s­an di antara para motoris. Pem­bahasan tarif dilakukan su­­paya tidak ada kesimpang­siur­­an nominal.


“Kalau ada motoris yang me­nawarkan tarif yang lebih ren­dah tentunya motoris yang menawarkan harga yang tinggi tidak akan la­ku, sehingga bisa memicu per­se­li­sihan,” jelas Jupri.


Ia berharap, penumpang bi­­­sa mengerti dengan kenaik­kan tarif yang terjadi. Pasalnya, kenaikan bukan semata un­tuk menambah keuntung­an melainkan dampak dari di­hapusnya subsidi minyak ta­nah oleh pemerintah pusat.


“Penumpang selalu menge­luh ongkos speed boat naik, tapi gimana lagi minyaknya me­mang sudah mahal” ujar­nya.


Di lain pihak, kenaikan ta­rif speed boat yang tergolong tinggi membuat banyak pengguna jasa transportasi air mengeluh. Namum me­reka tidak bisa berbuat apa-apa lantaran kebijakan peng­hapusan subsidi minyak ta­nah dikeluarkan langsung oleh pemerintah pusat.
(MG-13/B-3)