Kelompok usaha tani bernama Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Makmur Lestari di Desa Simpang Berambai, Kecamatan Pangkalan Banteng menciptakan usaha unik. Mereka membudidayakan tanaman sayuran organik di pekarangan rumah.


Kelompok KRPL Makmur Lestari yang diketuai Katmini memiliki anggota 18 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga ini sudah berjalan selama 7 bulan. Bantuan dari pemerintah kabupaten Kobar pun mengalir tiap tahunnya.


Hal itu cukup menarik perhatian warga lain, sebab dari seluruh anggota yang ada, setelah mereka mendirikan kelompok KRPL Makmur Lestari ini sudah tidak belanja lagi sayuran ke pasar.


“Setelah kelompok kami berdiri, kami sudah tidak pernah lagi belanja kebutuhan sayur mayur ke pasar, malah tengkulak atau tukang bakul sayur yang belanja ke kami,” ungkap Katmini di rumahnya di desa Simpang Berambai, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis (18/2/2016).


Kelompok usaha ini memanfaatkan pekarangan rumah untuk dijadikan kebun organik, berbagai macam tanaman sayur mayur seperti lombok, terong, tomat, seledri, kangkung, daun bawang, sawi, kol dan sebagainya ditanam di dalam polybag.


Selain di pekarangan rumah, kelompok tani yang semuanya beranggotakan ibu rumah tangga ini memiliki kebun kelompok seluas 25 kali 15 meter yang digarap secara bersama-sama oleh anggotanya. Saat ini kebun tersebut tengah ditanami Jagung, kangkung, terong dan lombok.


Seniem (40), salah satu anggota kelompok KRPL Makmur Lestari mengaku senang menjadi anggota kelompok usaha ini. Pasalnya, selain menghemat uang belanja setiap bulan, justru karena adanya usaha ini menambah penghasilan sampingan bagi keluarganya.


“Yang sudah dipanen kemarin sawi terus dibeli bakul sayur Rp9 ribu per kilo, kemudian kangkung Rp3 ribu per kilonya,” kata Seniem yang juga istri dari kepala Desa Simpang Berambai di kediamannya.
(CP/B-12)