SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur Umar Kaderi mengatakan temuan kasus Covid-19 dikarenakan pasien belum melakukan vaksin.

"Kasus yang ada ini ringan. Kasus yang ada di rumah sakit yang rawat inap ini karena memang belum vaksin. Entah karena kormobid atau karena lansia," kata Umar, Kamis, 5 Januari 2023.

Bagi yang sudah vaksin kemungkinan kecil untuk terpapar Covid-19. Dan untuk varian Omicorn ini sebarannya kecil.

"Sepanjang kami mengamati Natal dan Tahun baru selama ini masyarakat tidak memunculkan gejala," jelas Umar.

Vaksinasi Covid-19 di Kotim masih terus dilakukan. Meskipun Kadinkes mengaku jumlah ketersediaan vaksin terbatas. Saat ini tersedia vaksin booster pertama untuk umum dan vaksin booster kedua untuk tenaga kesehatan dan lansia.

--page

Menurut data Dinkes Kotim, 4 Januari 2023, vaksin booster pertama telah mencapai 93.041 jiwa, sedangkan vaksin booster kedua telah diberikan kepada 1.457 tenaga kesehatan dan 175 lansia. (DEWIP/B-5)