ANGGOTA DPRD Katingan, Esenhover kecewa berat dengan ulah manajemen PT Bumi Hutan Lestari (BHL) karena tidak mau menghadiri undangan rapat dengar pendapat (RDP), Rabu (18/2/2016).
Padahal rapat ini sangat penting, karena salah satunya membahas masalah pembuangan limbah yang akibatnya bisa merusak lingkungan.
Esenhover mengucapkan terima kasih atas kesediaan perwakilan dari PT KDP dan PT KBK yang sudah berkenan hadir.
“Saya sangat kecewa, karena perwakilan PT BHL tidak hadir. Soal adanya pergantian manajemen PT BHL itu menurut kami sangat penting sebenarnya mereka hadir. Sebab kami ingin tahu sejauh mana cerita dan mekanisme terhadap karyawan dan buruh di perusahaan perkebunan kelapa sawit itu,” tutur Esenhover saat RDP dengan Badan Lingkungan Hidup dan Distamben Katingan itu.
Pada 2015, komisi II melakukan kunjungan kerja ke PT BHL, PT KDP, dan PT KBK.
Secara khusus mereka melihat penampungan limbah pabrik.
Saat itu dewan ada menanyakan beberapa hal, terutama mengenai jumlah produksi per hari.
Setelah melihat langsung, secara logika dewan menyaksikan tempat penampungan limbah yang dinilai tidak memadai.
Waktu di PT BHL, anggota dewan juga melihat tempat pembuangan limbah pabrik.Saat itu perusahaan menginformasikan jika limbah mereka akan disalurkan ke kebun kelapa sawit dan dibuat sumur kecil.
“Kita dibawa ke sumur kecil itu dan memang benar ada, namun menurut saya setelah melihatnya, hanya di tempat itu saja dibuat sumur kecil, sedangkan di tempat lain tidak ada.
Menurut saya itu adalah salah satu cara, strategi, dan politik PT BHL untuk mengelabui kita. Inilah makanya saya sangat menyesalkan dan menyayangkan, PT BHL tak hadir,” tegasnya.
Menurutnya pada 2015, dewan juga melaksanakan pertemuan kerja dengan beberapa perusahaan.
Mereka selalu meminta fotokopi izin perusahaan yang dimiliki.
“Namun sampai sekarang kami tidak mendapatkannya. Sangat penting menurut kami untuk meminta itu, karena ingin tahu sejauh mana aktivis perusahaan. Selama mana luas dan sampai mana batas yang tertera dalam izin yang dimiliki. Sebab ini berkaitan dengan masyarakat sekitar,” imbuhnya. (B-6)


