Sebanyak 170 wisatawan mancanegara dilaporkan bakal berkunjung ke Kota Palangka Raya untuk menyaksikan fenomena alam gerhana matahari total (GMT) pada awal bulan Maret mendatang.


Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Palangka Raya mendapat catatan tersebut dari hasil laporan pihak manajemen hotel. Hotel-hotel tersebut antara lain Swiss-Belhotel dengan 95 kamar yang sudah dibooking oleh turis asing dari Jepang dan Australia. Lalu ada Hotel Aquarius dengan 45 kamar dan Luwansa dengan 30 kamar yang terpesan.


“Namun itu akan terus berjalan, bahkan saya mensupport teman dari hotel bila perlu ada harga promosi-lah. Setidaknya bisa menyasar wisatawan lokal dari provinsi tetangga seperti Kalsel bisa datang menghadiri fenomena alam itu ke sini,” harap Kepala Disparkeraf Affendie, Kamis(18/2/2016).


Ia lantas menyebut pihak Disparekraf sebetulnya juga telah menyiapkan sejumlah paket wisata sebagai pengiring GMT. Dengan begitu, para wisatawan tidak hanya menyaksikan satu momen, tetapi juga bisa menikmati hiburan lainnya.

Belum final


Hanya saja, terdiri dari apa saja paket-paket wisata itu belum diputuskan. Banyak calon wisatawan yang belum mengetahui jika Pemerintah Kota Palangka Raya sebetulnya menawarkan paket wisata.  Rentetan acara apa saja belum fix dengan wali kota Palangka Raya Riban Satia.


“Kalau itu sudah fix jadwalnya dan disetujui Walikota, akan kita buat buku panduan yang isinya lengkap. Baik paket wisata, atau apapun acaranya, lalu disebarkan ke hotel-hotel. Begitu orang datang ke hotel, orang sudah lihat rangkaian kegiatan, tinggal dipandu oleh guide wisata saja,” urai Affendie. (RZ)