Sebanyak 71 pasukan pengibar bendera merah putih (Paskibraka) Kabupaten Kotawariingin Timur (Kotim) yang berhasil melaksanakan tugasnya pada 17 Agustus 2015 melakukan darmawisata ke sejumlah daerah di Pulau Jawa.


“Keberangatan duta belia Purna Paskibraka Kotim ini nanti mulai 21 hingga 25 Pebruari. Kita harapkan akan memperoleh wawasan kebangsaan yang lebih baik lagi dalam menghadapi persaingan global ke depan,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotim, Jumaidi, usai pelepasan di Kanor Setda Kotim, Jumat (19/2/2016).


Selain ke 71 orang Purna Paskibraka yang melakukan wisata pendidikan duta belia itu, mereka didampingi 29 panitia, yang terdiri dari pelatih, pembimbing dan pejabat Dispora Kotim. Mereka akan melakukan kunjungan ke sejumlah tempat bersejarah seperti, Tugu monument Nasional (Monas), Lubanng Buaya, Taman Mini Indonesia Indah, Wisata Taman Ancol. 


Selain itu mereka berksempatan bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi.

Jumaidi mengatakan, kegiatan Paskibraka itu bukan hanya sekadar jalan-jalan atau hadiah dari pemerintah daerah kepada mereka yang sudah berhasil mengibarkan bendera merah putih pada 17 Agustus 2015 di Kotim. Tetapi bagaimana memberikan muatan-muatan positif agar generasi muda mempu menjawab tantangan sesuai dengan zamannya.


Tantangan ke depan akan lebih besar lagi, jadi harapaannya ada pada generasi muda. Kesiapan mental sangat dibutuhkan, terlebih memasuki era globalisasi yakni memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).


“Kita memang menghadapi masalah yang berat dan tantangan yang menghantuai bangsa yakni, Narkoba. Sehingga kesuksesan generasi muda yang memang mampu melanjutkan perjuangan pendahulu dengan semangat nasionalisme. Semangat nasionalisme bangsa kita ini kalau tidak mulai kita gelorakan lagi maka akan makin hari-makin surut, sehingga ada waca kegiatan-kegiatan seperti menambah wawasan kebangsaan seluruh birokrasi dan masyarakat Indonesia dalam rangka ketahanan nasinal,” ujarnya.


Sementara itu Sekretaris Daerah, Putu Sudarsana mengharapkan, pemuda Kotim menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan zaman. Jika tidak maka generasi Kotim akan ketinggalan.

]

“Sebagai generasi penerus estafet kepemimpinan, apa iya kalian bisa?. Kalian mewakili Kotim kalau kalian mewakili Kotim apa yg bisa kalian lakukan. Pesan pak bupati kalian menyampaikan ini lah Kotim dan kampanyekan bagaimana pariwisata Kotim juga di daerah lain,” ujarnya. (RAFIUDIN/m)