Warga Jalan A Yani Keluhkan Drainase Mampet Akibat Timbunan


Drainase di Jalan A Yani, tepatnya di RT 18, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kembali menjadi persoalan. Warga setempat mengeluhkan mampetnya drainase sepanjang 40 meter.


Tersumbatnya drainase itu akibat tertutup timbunan tanah. Imbasnya, Saat hujan besar, air tidak dapat mengalir sehingga menyebabkan jalan menjadi banjir. Selain itu, sampah menumpuk dan menjadi berkembangnya sarang nyamuk. 


Hal ini sudah berlangsung lama. Bukan mustahil dinas terkait tidak tahu persoalan ini. Apalagi baru-baru ini DPU turun ke lapangan guna mencari solusi terhadap banjir yang menggenangi puluhan rumah beberapa waktu yang lalu itu.


"Kasihan rumah yang tepat berada di drainase itu, saban hujan air pasti masuk ke halaman rumah dia, kemarin kan DPU turun ke lapangan kenapa engga sekalian aja di keruk, drainase itu kan mampet total," kata Arif, warga setempat. Jumat (19/2/2016).

 

Menurut dia, drainase itu dulunya adalah merupakan parit kecil. Namun saat dibuat drainase oleh Dinas Pekerjaan Umum, pemilik rumah tidak mengizinkan. Ini karena pagar teralis besi tepat berada di jalur drainase tersebut. Walhasil, pelaksanaan pembangunan drainase tidak menyentuh bagian yang di komplain pemilik rumah. 


"Akhirnya cuma dilewati saja, sementara kanan kirinya sudah ada drainasenya. Kan sama saja bohong, kalau air datang dari kanan dan kirinya akhirnya malah meluber," ujar Arif. 


Ia membeberkan saat ini kepemilikan bangunan yang drainasenya mampet sudah berpindah tangan kepada salah satu warga. Namun saat diminta untuk di buatkan drainase tidak ada tanggapan. (KOKO SULISTYO/m)