BORNEONEWS, Tokyo - Lebih dari 60 penerbangan dibatalkan di Bandar Udara Internasional Chubu Centrair di Prefektur Aicihi, Jepang, setelah sebuah pesawat Jetstar mendarat darurat akibat ancaman bom.
Menurut media Jepang, pesawat Jetstar tersebut mendarat darurat pada Sabtu 7 Januari 2023 dalam penerbangan dari Bandara Internasional Narita dekat Tokyo menuju Fukuoka di Pulau Kyushu.
Nippon TV melaporkan sebanyak 63 penerbangan dibatalkan di Bandara Internasional Chubu Centrair. Selain itu, empat pesawat dipaksa mengubah tujuan penerbangannya.
Saluran penyiaran publik Jepang, NHK, pada Sabtu mengutip pernyataan kepolisian bahwa lima orang cedera dalam proses evakuasi.
Penerbangan Jetstar itu dilaporkan berisi 136 penumpang dan enam awak pesawat. Kepolisian telah memeriksa pesawat tersebut, terutama di bagian penyimpanan kargo, namun tidak menemukan satu pun bahan peledak.
Akibat pendaratan darurat yang dipicu oleh ancaman bom tersebut, landasan pacu bandara Chubu Centrair ditutup selama 4,5 jam, kata NHK.
Sumber: Sputnik-OANA/ANTARA
Lebih dari 60 Penerbangan di Jepang Dibatalkan Terkait Ancaman Bom
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Kebakaran Rumah di Desa Kujan Berhasil Dipadamkan
OJK Edukasi 400 Peserta soal Investasi hingga Kejahatan Keuangan Digital
Boccia Rebut Emas ke-15 Bagi Kontingen Indonesia
Kodam XXII Tambun Bungai Bersama Bobon Santoso Sajikan 4.000 Porsi Makanan untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
Komentar (0)
Memuat komentar…







