Pesawat Trigana jenis Boing 737-400 rute Pangkalan Bun ke Jakarta, Semarang, Surabaya dan sebaliknya masih mengalami kerusakan. Kabarnya, pihak maskapai penerbangan ini akan menggunakan peswat yang tengah beroperasi di Papua.
Menurut informasi yang dihimpun Borneonews, maskapai Trigana Air akan menggunakan pesawat boing 737-300 dari wilayah Papua. Pesawat itu sementara waktu akan melayani rute Pangkalan Bun ke berbagai wilayah di Pulau Jawa dan Kalimantan.
"Informasinya hari Minggu tanggal 21 Februari, Trigana mulai terbang lagi menggunakan pesawat yang sekarang dipakai di Papua. Itu pesawat yang dulu dioperasikan di Pangkalan Bun," kata seorang petugas Bandara Iskandar Pangkalan Bun melalui sambungan telepon.
Pihak Trigana Air hingga kini belum memberikan keterangan pers terkait insiden yang membuat penumpangnya mengalami sesak nafas di dalam kabin pesawat 20 menit sebelum mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Rabu (17/2/2016), pukul 09.00.
Pesawat tersebut mengalami berkurangnya tekanan udara di dalam kabin sehingga oksigen di dalam pesawat menurun. Selain membuat penumpang panik, juga ratusan calon penumpang terpaksa dibatalkan penerbangannya karena kondisi pesawat sudah dinyatakan tidak aman terbang.
Akibat insiden itu, Trigana Air membatalkan jadwal penerbangan hampir sepekan mulai Rabu (17/2) hingga Sabtu (20/2).
Yursiana Permtasari, calon penumpang asal Lamandau mengaku mendapat pesan SMS dari pihak maskapai Trigana Air terkait penundaan jadwal penerbangan. Awalnya ia akan terbang dari Pangkalan Bun ke Jakarta pada Kamis (18/2). Namun karena insiden itu, jadwal penerbangannya tertunda hingga Minggu (21/2).
"Saya dapat SMS. Katanya jadwal terbang saya dibatalkan, dan baru bisa terbang tanggal 21 februari," katanya.
Terkait hal itu, ia merasa kecewa, karena banyak agenda pribadinya yang sudah terjadwal jadi tertunda. (CECEP HERDI/m)


