BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Fallery Tuwan mengatakan, kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah terjadi dibeberapa kabupaten dan kota.
Seperti, dalam beberapa hari yang lalu terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat terjadi dua kejadian, Kotawaringin Timur terjadi tiga kejadian, Barito Utara terjadi tiga kejadian, dan Palangka Raya terjadi satu kejadian.
"Walaupun saat ini di Kalteng masih musim penghujan, namum beberapa titik hotspot dan kejadian Karhutla sudah mulai terdeteksi," katanya, Senin, 9 Januari 2023.
Berdasarkan laporan dari tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD kabupaten dan kota, luasan area terbakar di empat kabupaten dan kota tersebut, 21 hektare di Kotawaringin Barat, 1,87 hektare di Kotawaringin Timur, satu hektare di Barito Utara, dan 0,82 hektare di Palangka Raya.
"Petugas sudah kita siapkan posko sudah disiagakan, dan patroli juga digencarkan untuk mengantisipasi. Sehingga jika ditemukan kejadian Karhutla, cepat untuk diatasi," ungkapnya.
--page
Dia menilai, mulai terjadinya Karhutla dibeberapa daerah itu, dikarenakan sebagian wilayah Kalimantan Tengah sudah mulai memasuki musim kering dan intesitas curah hujan yang sudah mulai jarang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.
"Sampai saat ini, belum ada penetapan status Karhutla baik oleh pemerintah provinsi ataupun kabupaten dan kota. Kita masih melihat perkembangannya," ucapnya. (NOPRI/B-5)









