WABAH penyakit chikungunya yang sempat menyerang warga di Kelurahan Padang, ternyata berlanjut ke Kelurahan Mendawai, Kecamatan Sukamara.


Salah seorang penderitanya Ira, harus menderita kelumpuhan akibat digigit nyamuk jenis aedes aegypti yang membawa virus chikungunya.


Kelumpuhan itu sudah dideritanya sejak dua bulan terakhir.


“Sudah dua bulan saya merasakan sakit di dua kaki saya. Saat ini saya sudah bisa berjalan meski pelan-pelan,” kata Ira di warungnnya, jumat (19/2).


Dia pun kini beketergantungan dengan obat yang diberi dari dokter. Aktivitasnya yang semula normal harus terganggu akibat penyakit yang diderita.


“Jika obatnya tidak diminum kaki saya rasanya sakit dan bengkak. Kalau diminum kaki saya tidak akan bengkak dan sakitnya berkurang. Selain saya ada juga warga lainnya yang menderita penyakit serupa,” tutur Ira.


Peristiwa kurang mengenakkan sempat dirasakan Ira saat memeriksakan penyakitnya.


Keterangan berbeda dia dapatkan saat berobat ke puskesmas dan klinik kesehatan swasta.


“Saat saya periksa ke puskesmas katanya cuman demam biasa, tetapi saat priksa ke klinik kesehatan swasta katanya penyakit ini karena gigitan nyamuk pembawa virus. Nama virusnya saya lupa,” jelas Ira.


Hingga kemarin tidak ada keterangan dari pihak terkait seperti RSUD maupun dinas kesehatan perihal penyakit chikungunya.


Sebelumnnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara menyebutkan setiap ada penyakit berbahaya selalu dilaporkan rutin baik dari puskesmas maupun RSUD.


“Setiap penyakit menular biasanya akan ada laporan setiap 1x24 jam. Seperti kasus DBD, meskipun tidak melalui surat resmipun akan langsung diproses karena masalah yang serius, sehingga dapat ditindaklanjuti dengan fogging,” kata Kepala Dinkes Sukamara, Junaidin Tarugan, beberapa waktu lalu.


Tarigan menjelaskan, sesuai prosedur Puskesmas dan RSUD harus mkelaporkan apabila mendiagnosa penyakit menular, sehingga Dinas Kesehatan dapat bertindak dengan cepat untuk melakukan pencegahan.


Untuk mencegah mewabahnya penyakit itu, dinkes kerap mengingatkan warga untuk selalu menjaga pola hidup sehat.(MG13/B-11)