SEJUMLAH kegiatan yang telah teragendakan DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), tak dapat terlaksana, karena terkendala kegiatan dadakan para anggota dewan.

Seperti adanya kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang secara maraton digelar di seluruh kecamatan se-Kobar, yang mengharuskan para anggota dewan hadir.


Meski begitu, DPRD Kobar belum berencana mengubah jadwal kegiatan yang sudah ditetapkan melalui rapat Badan Musyawarah (Banmus) awal Januari lalu.

Wakil Ketua II DPRD Kobar, Ahmadi Riansyah mengatakan, para anggota dewan masih berupaya menyesuaikan segala aktivitasnya dengan jadwal kegiatan yang sudah tersusun itu.

“Memang ada beberapa jadwal agenda kegiatan DPRD yang terpaksa ditunda. Seperti rapat kerja dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar, terkait evaluasi dan perencanaan program dan kegiatan penanganan bencana daerah. Ya kita berusaha menyempatkan waktu yang tersedia di jadwal,” terang Ahmadi Riansyah, Jumat (19/2/2016).


Hal tersebut juga sudah pihaknya bahas dengan seluruh anggota dewan, dalam rapat koordinasi internal yang digelar beberapa hari belakangan. Dalam waktu dekat,

DPRD Kobar memiliki jadwal rapat koordinasi dengan pihak eksekutif dan Bupati Kobar. Namun, akibat satu dan lain hal, kegiatan rapat koordinasi tersebut tertunda.

“Tapi karena Pak Bupati enggak bisa hadir karena berada di luar daerah. Jadi terpaksa ditunda. Tapi intinya kita belum berencana mau merevisi jadwal Banmus yang sudah tersusun.”


Sesuai jadwal, DPRD Kobar Jumat (19/2/2016) pagi menggelar rapat gabungan Komisi DPRD dan eksekutif. Terkait penyampaian hasil rapat gabungan komisi DPRD kepada pihak eksekutif.

Selanjutnya, pada Senin (22/2) DPRD Kobar juga memiliki jadwal Rapat Kerja Komisi A DPRD bersama pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kobar.

Kemudian Senin hingga Jumat (26/2), terdapat pula jadwal monitoring papangan Komisi C di Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Lada dan Pangkalan Banteng. (RD/B-2)