BORNEONEWS, Palangka Raya – Kebijakan pemerintah dinilai memiliki pengaruh kuat dalam perkembangan angka inflasi di Indonesia.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Margo Yuwono menyampaikan, tekanan inflasi komponen harga diatur pemerintah secara tahunan masih tinggi selama tahun lalu.
Inflasi tersebut didorong oleh kenaikan harga bensin, bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan udara dan tarif angkutan dalam kota.
Ia menuturkan, tekanan inflasi tahunan komponen harga bergejolak pada Desember (2022) kembali mengalami pelemahan dibandingkan bulan sebelumnya yang disebabkan oleh penurunan harga beberapa komoditas pangan.
“Sehingga tekanan inflasi komponen Inti secara tahunan masih terkendali,” ungkapnya dalam rakor penanganan bersama pemerintah daerah secara virtual, Senin, 9 Januari 2023.
--page
Turut hadir dalam rapat secara virtual Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Kalteng H. Nuryakin, perwakilan Perangkat Daerah Provinsi Kalteng terkait, TPID Provinsi Kalteng dan perwakilan Perum Bulog Kalteng. (HERMAWAN DP/Y)









