PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Meski pemerintah pusat telah mencabut PPKM diseluruh Indonesia. Namun fasilitas, sarana, alat, serta SDM untuk ppelaksanaan vaksinasi dan sosialisasi tetap disiapkan.  

"Ruang isolasi juga tetap disiapkan tapi, tidak seperti dulu. Apalagi melihat perkembangan beberapa waktu ini, kasus mulai melandai tapi bukan tidak," ujar Direktur RSUD Doris Sylvanus Yayu Indriaty, Senin, 9 Januari 2023.

Kegiatan vaksinasi tetap dilakukan begitu juga sosialisasi dan edukasi pada masyarakat juga tetap dilaksanakan.

"Dari dua ruangan menjadi satu ruangan, karena saya melihat confirm positif menurun tapi ini tetap kita waspadai," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo menuturkan, kebijakan pemerintah pusat dalam pencabutan PPKM diseluruh Indonesia, tetap menjadi pemerintah provinsi untuk memberikan imbauan agar masyarakat tetap berhati-hati.

--page

"Yang dicabut hanya status PPKM. Artinya pembatasan saja yang sudah dihapuskan. Tapi Covid-19 masih ada di sekitar kita. Oleh sebab itu pemerintah provinsi memberikan imbauan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Edy menjelaskan, di Kalteng sendiri penyebaran Covid-19 sudah melandai. Namun bukan berarti sudah hilang, karena berdasarkan data masih ada masyarakat yang terpapar.

"Memang dari data tersebut mereka yang terpapar, adalah masyarakat memiliki komorbid,"tambahnya. (APRIANDO/H)