PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Abdul Razak mengingatkan Pemprov Kalimantan Tengah untuk dapat mengantisipasi dampak ekonomi global yang diprediksi pada tahun 2023 akan terjadi resesi ekonomi.

Ia menyebut Presiden maupun Menteri Keuangan RI dan juga para ahli telah mengingatkan bahwa tahun 2023 kondisi ekonomi global cenderung berada dalam posisi kurang baik, itu disebabkan dampak Covid-19 maupun dipicu perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan.

"Resesi ini penuh ketidakpastian. Kondisi ini harus kita cermati dan antisipasi dengan baik, instansi teknis dan vertikal di daerah diharapkan dapat berkoordinasi dan bekerja sama dengan untuk mengatasi gejolak perekonomian," ujarnya, Selasa, 10 Januari 2023.

Pase menuju endemi Covid-19 tentunya menjadi momentum pas untuk menjalankan strategi antisipasi krisis ekonomi. Dengan pergerakan ekonomi yang mulai bergerak normal seperti sebelumnya hal itu bisa dimaksimalkan untuk mencegah krisis.

"Setiap sektor penghasil pangan perlu dimaksimalkan, sebab kalau kita lihat inflasi yang terjadi dipengaruhi oleh komoditas pangan, ditambah dengan kenaikan BBM sebelumnya. Sinergi dari semua pihak menjadi kunci agar kondisi ekonomi kita bisa berjalan stabil dan terus membaik," tuturnya.

--page

Dia berharap berbagai persoalan kedepan khususnya yang akan terjadi pada tahun 2023 ini bisa ditangani oleh pemda di Kalteng dengan maksimal agar daerah mampu bertahan dari dampak yang ditimbulkan akibat resesi ekonomi nantinya. (DONNY D/R)