Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bakal menjadi salah satu kawasan yang akan mengalami gerhana matahari total pada 9 Maret 2016 mendatang.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim Fajrurrahman, pihaknya bakal menyiapkan lokasi untuk melihat fenomena alam tersebut. Yakni di kawasan wisata ikon kota Patung Jelawat.
“Ada beberapa even yang disiapkan untuk menyemarakkan fenomena alam Gerhana Matahari Total yang rencananya akan digelar di lokasi Patung Ikan Jelawat tetapi ini masih sebatas rencana, karena masih harus dikoordinasikan dengan Pak Bupati,” kata Fajrur saat ditemui Borneonews di ruang kerjanya, Jumat (19/2/2016).
Ia melanjutkan salah satu even yang akan digelar Disbudpar setelah menyaksikan Gerhana Matahari Total yakni tari-tarian yang menggambarkan mitos rakyat tentang Gerhana Matahari Total.
“Mitos rakyat di Kotim, salah satunya saat Gerhana Matahari Total mengguncang tanaman kebun maupun tanaman pertanian. Filosofinya disertai doa dan harapan agar hasil panen melimpah,” ujar dia.
Menurut Fajrur, ikon Patung Ikan Jelawat merupakan kawasan wisata kota yang ramai dikunjungi masyarakat.
Diperkirakan saat terjadinya Gerhana Matahari Total Rabu, 9 Maret 2016 mendatang kawasan ini banyak dikunjungi masyarakat untuk melihat fenomena alam langka yang hanya terjadi dalam hitungan menit.
“Namun kalau ingin mencari sensasi yang lebih bagus, di pantai Ujung Pandaran Sampit merupakan spot terbaik. Di kawasan pantai ini bisa lebih santai menikmati panorama matahari terbit hingga terjadinya Gerhana Matahari Total,” kata dia.
Selain merencanakan even, kata Fajrur, Disbudpar juga akan mengeluarkan edaran yang ditujukan ke hotel-hotel agar melakukan sosialisasi pada tamu hotel untuk menggunakan kacamata yang bisa mereduksi cahaya matahari saat Gerhana Matahari Total terjadi.
“Untuk wilayah Kalimantan Tengah, hanya dua daerah yang bisa menyaksikan gerhana matahari total dengan jelas, yakni Sampit mulai gerhana matahari total pada pukul 07.27 WIB dan Palangka Raya mulai gerhana matahari total pukul 07.28 WIB.” (RF/B-8)


