ANTUSIASME lulusan sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat dan perguruan tinggi untuk menjadi pagawai tidak tetap (PTT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas sangat luar biasa.
Ribuan pelamar dari berbagai daerah hadir untuk mengikuti tahapan seleksi berupa tes tertulis yang dilaksanakan di Stadion Mini dan Gedung Pertemuan Umum (GPU) Damang Batu, Kuala Kurun, Jumat (19/2/2016) pagi.
Saking banyaknya pelamar yang mengikuti tes kompetensi dasar, tribun Stadion Mini tampak seperti lautan manusia.
“Jumlah peserta yang mengikuti tes kompetensi dasar di Satadion Mini dan GPU Damang Batu, sebayak 3.382 orang,” ungkap ketua panitia seleksi PTT 2016 Kamiar di sela memantau pelaksanaan tes tertulis di Stadian Mini.
Ia menuturkan, tes tertulis menggunakan lembar jawaban komputer (LJK). Sedangkan pertanyaan yang disediakan sebanyak 160 soal, terdiri dari kemampuan wawasan kebangsaan (TWK) 50 soal, intelegensia umum (TIU) 50 soal, dan karekteristik pribadi (TKP) 60 soal.
Total waktu yang disediakan untuk menjawab soal selama 3 jam. “Untuk tes PTT, disamping dilakukan tes tertulis juga bakal dilakukan tes wawancara maupun praktik yang dilaksanakan pada Sabtu (20/2/2016).”
Menurut Kamiar, tes wawancara dan praktik akan dipandu tim yang telah dibentuk. Hal itu untuk mengetahui sejauh mana kemampuan peserta dalam menguasai bidang yang dipilih.
“Misalnya untuk fasilitator desa, syarat mutlak harus bisa menggunakan komputer yaitu program mikrosoft word dan exel. Kita harapkan semua bisa berjalan dengan baik dan terpilih PTT yang dapat melaksanakan tugas seperti yang diharapkan,” ucap dia.
Bupati Gumas Arton S Dohong di sela meninjau pelaksanaan tes tertulis PTT di Stadion Mini mengatakan, penerimaan PTT dilakukan untuk mengisi kekurangan pegawai. Mengingat saat ini pegawai di wilayah kabupaten bermoto Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau, sangat kurang.
“Dengan kita menerima PTT diharapkan sebagian kekurangan tenaga kerja kita bisa terpenuhi. Diharapkan melalui tes ini akan diperoleh tenaga yang memenuhi kualifikasi,” ujar Bupati. (B-3)


