PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIII Kalselteng Hadi S.S menyampaikan perkembangan budaya maratus serta masyarakat suku dayak saat event Aruh Healing Nature For Future.

“Budaya maratus sebenarnya sudah berkembang di Kalimantan khususnya masyarakat Dayak yang diwujudkan dalam bentuk tari kontemporer maupun hasil karya seni-seni lainnya,” ungkapnya di Teater Terbuka UPT Taman Budaya Kalteng, Selasa malam, 10 Januari 2023.

Ia berharap event festival yang dilaksanakan tidak hanya Aruh disusul juga dengsn event festival lain yang memang dikelola dan dibangkitkan oleh penggiat kesenian atau budayawan nasional maupun daerah.

Sementara itu, penggagas pertunjukan karya kreatif, Abib Habibi Igal aruh merupakan sebuah ritual yang terdapat nilai-nilai gotong royong di dalamnya.

Abib menjelaskan nature tidak hanya sebatas hutan, tanah, laut, sungai, air dan lainnya, tetapi nature adalah alat tubuh sendiri sebagai manusia yang kadang dilupakan. Padahal menurutnya ketika ingin mengobati alam, pribadinya harus sembuh terlebih dahulu. 

“Aruh Healing Nature For Future mencerminkan bagaimana kita hari ini dan melihat posisi tubuh kita hari ini terhadap apapun, baik tradisi, politik, sosial, kebudayaan dan pendidikan," pungkasnya. (HERMAWAN DP/R)