KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tidak hanya menampilkan tarian, Grup Tari MTsN 1 Kapuas juga sekaligus mempromosikan penggunaan bahan atau barang yang ramah akan lingkungan saat tampil.

Seperti yang terlihat saat mereka tampil dalam memeriahkan acara puncak Hari Amal Bakti Kementerian Agama tingkat Kabupaten Kapuas  ke-77 tahun 2023, yang berlangsung di halaman MAN Kapuas, baru-baru ini.

Sebanyak 7 penari mengenakan busana daerah Kalimantan Tengah dilengkapi  properti kusak atau bakul. 

Sesuai properti yang digunakan, tarian ini dinamakan tari Kusak,  dibawakan oleh para penari hasil binaan guru Seni Budaya dan Ketrampilan (SBK) MTsN 1 Kapuas,  Pandi Surahman, Annisa Rusida Fitriani dan Mila Karmila.

Salah satu Guru Pembina Tari MTsN 1 Kapuas, Pandi Surahman, mengatakan tarian yang dibawakan oleh anak didiknya, di beri nama tari kusak atau bakul.

Bakul yang terbuat dari  tanaman, mulai  dahulu bahkan hingga sekarang banyak digunakan untuk mebawa barang bawaan misalnya saat ke pasar.

“Di samping itu  pada saat  ke kebun, kusak sebagai alat untuk membawa bahan makanan, atau hasil bumi. Penggunaan bakul yang terbuat dari tanaman ini sangat dianjurkan bahkan dituntut untuk di masyarakatkan," katanya, Rabu, 11 Januari 2023.

Sebab penggunaan plastik sebagai wadah bawaan semakin hari semakin menghawatirkan, pasalnya memiliki sifat susah hancur dan membusuk.

--page

"Keberadaan sampah plastik di masa mendatang sangat mengancam keberadaan bumi dari pencemaran bahan tersebut,” jelasnya.

Sehingga, tarian ini membawa misi selain sebagai sarana penyambutan tamu undangan, juga sebagai wahana mempromosikan penggunaan barang-barang yang ramah lingkungan sebagai pengganti plastik.

"Dengan demikian keberadaan bumi yang indah dan asri terjaga," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)