SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Yulhaidir menggelar kegiatan audiensi bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas atau Ditjen Migas, Rabu, 11 Januari 2023.

Dalam pertemuan yang berlangsung  di Kantor Ditjen Migas Jakarta, Bupati Seruyan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Seruyan Adhian Noor dan Ditjen Migas diwakili Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Maompang Harahap.

Yulhaidir menyampaikan, audiensi di gelar untuk memastikan adanya pemerataan dan penjaminan pasokan Liquefied Petroleum Gas atau LPG dan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Seruyan.

 “Pertemuan ini  juga untuk memastikan percepatan pelaksanaan pendistribusian LPG 3 kg bersubsidi di Seruyan, khususnya pada 8 kecamatan, “ kata Yulhaidir.

Dalam pertemuan itu, diperoleh beberapa kesepakatan penting, diantaranya  pelaksanaan konversi  minyak tanah ke LPJ  atau penarikan minyak tanah bersubsidi paling lambat dilakukan pada akhir Maret 2023.

--page

Selanjutnya, PT Pertamina Patra Niaga akan mempercepat penyiapan infrastruktur pendistribusian LPG 3 kg pada 8 wilayah kecamatan  di Seruyan, yang akan dilaksanakan konversi.

"Nanti akan di bangun SPBU BBM 1 harga di wilayah Kecamatan Seruyan Hulu, dilaksanakan  pada tahun 2023-2024, terang Yulhaidir. (FAHRUL/H)