BORNEONEWS, Sampit - Sebuah Bus PO Yessoe menjadi korban pelemparan batu oleh orang tidak dikenal (OTK) saat melewati Jalan Tjilik Riwut, Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Jumat 30 Desember 2022 lalu.
Pengamat transfortasi di Kotim H Fadlian Noor meminta kepada pihak PO Yessoe untuk segera laporkan kejadian pelemparan batu tersebut ke pihak yang berwajib agar bisa ditangani dengan serius.
"Jika ini tidak ditangani dengan serius takutnya nanti kejadian tersebut terulang kembali, sehingga dapat menggangu keamaanan dan kelancaran transportasi," kata Fadlian Noor. Kamis 12 Januari 2023.
Kejadian ini patut menjadi kewaspadaan karena membahayakan pengemudi dan para penumpang yang ada dalam bus yang kerap melintasi jalan tersebut.
"Jalan yang digunakan oleh bus tersebut kita ketahui bersama adalah jalan umum. Saya harap kejadian ini tidak terjadi lagi," jelasnya.
--page
Diketahui juga bis tersebut membawa 40 penumpang dari Palangka Raya menuju Sampit. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut. (BUDDI RAHMAT H/H)









