TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Timur menyampaikan metode penentuan titik Kerangka Sampel Area atau KSA pada pertemuan rutin bersama penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian atau BPP Paju Epat, Kamis, 12 Januari 2023.

Koordinator BPP Paju Epat Lukmanul Chakim menjelaskan, KSA adalah metode pendugaan produktivitas padi melalui pendekatan sampel yang mewakili dengan menggunakan citra satelit.

KSA dikembangkan oleh Food Agricultural Organisation atau FAO, United State Department of Agriculture atau USDA dan EUROSTAT Uni Eropa. Metode ini mulai diterapkan pada 2018 lalu.

"Manfaat KSA ini untuk memperkirakan produktivitas tanaman pangan terutama padi, dengan hasil yang lebih akurat dan obyektif," jelasnya usai pertemuan.

Lukman menambahkan, untuk meningkatkan produksi padi di wilayah kerjanya, BPP Paju Epat terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan mengenai pentingnya pengamatan dan pengendalian organisme pengganggu tanaman atau OPT maupun sosialisasi pemupukan berimbang sesuai usia tanaman.

--page

"Potensi panen padi untuk wilayah kecamatan Paju Epat sampai dengan saat ini cukup baik, asalkan petani memperhatikan kondisi tanaman pada masa generatif dan vegetatif," ungkap Lukman.

Pada kesempatan itu dia juga menyemangati para petani binaannya agar terus mengembangkan pengetahuan dan teknik budidaya untuk meningkatkan hasil panen.

"Kami jajaran penyuluh pertanian BPP Paju Epat berpesan kepada teman-teman petani agar tetap konsisten, fokus dan bangga dalam melaksanakan budidaya tanaman pangan terutama padi, karena petani merupakan pahlawan pangan serta sumber ketahanan pangan bagi negara," imbuh Lukman. (BOLE MALO/H)