SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Saat melakukan penertiban truk besar yang melintas di area Kota Sampit, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kotawaringin Timur (Kotim) Johny Tangkere malah mendapati dirinya diberi uang dengan  salah seorang sopir truk CPO. Hal tersebut sontak membuatnya geram.

"Ada juga tadi mau kasih uang Rp 500, ini sama saja melecehkan kami Dishub dan juga Bupati Kotim. Karena bukan masalah uang, tapi harga diri. Kok aturan dari bupati malah diindahkan," kata Johny, saat diwawancarai, Kamis, 12 Januari 2023. 

Johny pun langsung memberi teguran keras kepada sopir tersebut karena dirinya sangat marah dan apa yang dilakukan tersebut sudah melecehkan jabatannya dan juga pimpinan daerah yang menetapkan peraturan.

Guna mempertangungjawabkan perbuatannya, saat itu sopir diminta menyerahkan STNK miliknya untuk ditindaklanjuti dengan memanggil pimpinan atau pemilik kendaraan. 

"Kita bisa saja berteman, namun aturan harus dijalankan. Jangan malah dilanggar dengan tetap ngotot masuk dalam kota, padahal itu sudah tahu dilarang," imbuhnya.

Selanjutnya, Johny mengatakan pihak dishub akan mendata perusahaan atau milik siapa truk-truk melanggar aturan tersebut. Jika masih bandel melintasi area dalam kota maka akan segera dilaporkan kepada Bupati Kotim Halikinnor untuk ditindaklanjuti lebih jauh.

"Memang untuk menilang bukan wewenang kami, namun kami bisa saja meminta bupati agar perusahaan yang memakai jasa mereka tidak lagi melayani, egitu juga di Pelindo," terang Johny. 

Penertiban tersebut terpaksa dilakukan oleh pihaknya, karena dianggap sudah darurat. Sehingga, mereka memutuskan untuk melaksanakan itu secara spontan. Agar tidak ada lagi truk tangki CPO masuk dalam kota. 

Saat melakukan penertiban, Dishub Kotim temukan belasan truk tangki CPO yang melintas di Jalan Tjilik Riwut Km 1. STNK truk juga langsung disita, dan diminta agar pemilik atau pimpinannya yang datang ke kantor untuk mengambil. 

Nantinya, mereka juga diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak lagi masuk dalam kota pasalnya truk besar memiliki jalurnya sendiri yakni di Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Lingkar Utara.(NOOR ANNISA/H)