PALABGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi I DPRD Kalteng Yohannes Freddy Ering menilai dibandingkan provinsi, pemekaran kabupaten lebih mendesak di wilayah Kalteng. Sehingga, hal itu diharapkan bisa didahulukan.

"Menurut saya pemekaran kabupaten bisa lebih diprioritaskan dibanding provinsi saat moratorium dibuka, untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat khususnya dalam aspek administrasi," katanya, Jumat, 13 Januari 2023.

Dia menyebut, sejumlah wilayah di Kalteng ini banyak yang jauh dari pusat pelayanan publik di kabupaten, sehingga beberapa wilayah perlu dimekarkan menjadi sebuah kabupaten, sehingga lebih memudahkan masyarakat maupun pemerintahan kecamatan dalam berurusan.

Dijelaskannya bahwa, adanya pemekaran pastinya akan memberikan dampak positif terutama terhadap pembangunan daerah serta memacu pertumbuhan ekonomi. Sejauh ini Pemprov Kalteng pun telah menyetujui sejumlah pemekaran wilayah untuk menjadi Kabupaten, salah satunya yakni Kabupaten Kapuas Ngaju.

"Kita hanya tinggal menunggu moratorium dicabut, karena saat ini Pemprov telah menyetujui pemekaran wilayah Kapuas Ngaju untuk menjadi kabupaten dan ada beberapa wilayah lain juga yang menunggu seperti Kotawaringin Utara," ujarnya.

--page

Tidak lupa dirinya mengingatkan bahwa kriteria yang ditetapkan dalam pemekaran wilayah merupakan hal yang relatif. Sebab, pemekaran sejumlah provinsi di wilayah Papua juga ada yang mengabaikan sejumlah faktor-faktor teknis seperti persyaratan minimal jumlah penduduk.

Dia menerangkan, yang namanya pemekaran tidak sekedar berbicara masalah pembentukan wilayah baru, melainkan menyesuaikan kebutuhan, aspirasi, perencanaan serta agenda pemerintah pusat yang direalisasikan melalui berbagai program yang bersifat pro rakyat.

"Jadi, untuk saat ini kita tunggu saja langkah pusat untuk mencabut moratorium, karena setahu saya, moratirum masih belum dicabut hinggas sekarang," tukasnya. (DONNY D/J)