Jembatan gantung Pulau Mambulau berada di atas muara Sungai Kapuas Muara Anjir penghubung dua Kecamatan ambruk Minggu (21/2) pukul 14:15 WIB. Jembatan ini diterjang tugboat Mitra Jasa pengangkut pasir saat ditarik Kapal Motor Berkat Setia Budi dari arah Banjarmasin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Borneo News, jembatan itu ambruk dihantam belakang tongkang saat melintas di bawah jembatan. Ambruknya jembatan ini berakibat pada putusnya akses jalan penghubung Kelurahan Mambulau Kecamatan Kapuas Hilir dan Sari Pulau, Kecamatan Bataguh.
Menurut penuturan Wahyu, 23, warga Kelurahan Mambulau yang pada saat kejadian sedang duduk di sekitar jalan menuju jembatan, tiba-tiba tugboat yang melintas di bawa jembatan menghantam jembatan sehinga membuat warga sekitar terkejut.
"Saya lagi duduk di warung kopi terkejut dengan bunyi benturan. Pada saat itu sebuah tugboat sedang menarik tongkang lewat di bawah jembatan. Bagian belakangnya memghantam jembatan yang langsung ambruk ke dalam sungai," kata Wahyu
Ia melanjutkan, pada saat kejadian ada warga yang melintas di atas jembatan menggunakan kendaraan roda dua, ambruk bersama jembatan ke dalam sungai.
"Melihat kejadian itu saya langsung menceburkan diri untuk menyelamatkan korban karena ada dua orang ibu berboncengan membawa anakanya,"ungkapnya
Dalam kejadian tersebut ada tiga korban pada saat melintas di atas jembatan berboncengan mengunakan kendaraan roda dua. Ketiga korban itu masing-masing Miftah, 22, warga dahirang Kecamatan Kapuas Hilir; Hamdiah, 23, warga Jalan Keraton RT 007 Sari Pulau; dan Khairun Nisa, 9 bulan. (DJEMMY NAPOLEON/m)


